Mereka-Mereka yang kontemplasi class=”stripstr”> kontemplasi Pergi

KESAKSIAN

.. aku mendengar suara
jerit hewan yang terluka
ada orang memanah rembulan
ada anak burung jatuh dari sangkarnya.Mereka-Mereka yang Pergi

*dibacakan saat Rendra disemayamkan, selamanya (more…)Mereka-Mereka yang Pergi

orang-orang harus dibangunkan
kesaksian harus diberikan
agar kehidupan dapat terjaga ..

Article Source : Mereka-Mereka yang Pergi

Sedetik Waktu

Sedetik Waktu

kosong

Bermain air, angin laut yang lembut, ternyata mampu memberikan kedamaian yang luar biasa. Berlari sejenak dari akutnya kehidupan kota. Aku memang sangat menyenangi mendaki gunung, sejak SMA sudah gabung dalam kelompok pecinta alam. Saking gilanya, pernah tiap satu minggu sekali naik ke gunung. Namun setelah kuliah, perlahan hidup terasa semakin sulit. Akhirnya waktu untuk berdamai dengan alam semakin tersita bersama hidup yang semakin melelahkan untuk dilewati.

“Akhirnya” Sebuah kata yang mengiringi tapak langkahku ke sebuah pantai di derahku. Setelah seminggu lebih berkutat dengan kerasnya tes-tes akhir semester dan setumpuk masalah yang cukup menyesakkan dada. Sedetik Waktu

Sebenarnya sudah sekian lama aku merindukan pergi ke suatu tempat yang menawarkan kenyamanan hati seperti pantai atau gunung. Cukup lama ketika aku terakhir kali ke pantai, entah mengapa tetapi aku merindukan riak ombak yang mengajakku tersenyum bersama bias matahari. Hhhh…

Article Source : Sedetik Waktu

http://awym89.files.wordpress.com/2008/07/sany02681.jpg

Protection Plugin created by Jake Ruston - Sponsored by Wonder Washer.