<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>catatan awiem</title>
	<atom:link href="http://awiem.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://awiem.com</link>
	<description>kumpulan kata usang seorang pemulung kenangan,</description>
	<lastBuildDate>Sat, 06 Mar 2010 19:06:03 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.2</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Eksotisme Pulau  Catatan Perjalanan Datu</title>
		<link>http://awiem.com/2010/03/06/eksotisme-pulau-datu/</link>
		<comments>http://awiem.com/2010/03/06/eksotisme-pulau-datu/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 06 Mar 2010 02:20:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>awiem</dc:creator>
				<category><![CDATA[Catatan Perjalanan]]></category>
		<category><![CDATA[kontemplasi]]></category>
		<category><![CDATA[Batakan]]></category>
		<category><![CDATA[Landscape]]></category>
		<category><![CDATA[Pulau Datu]]></category>
		<category><![CDATA[Seascape]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://awiem.com/?p=490</guid>
		<description><![CDATA[
salam…Eksotisme Pulau Datu



Eksotisme Pulau Datu

Yang saya potret adalah sisi lain dari pulau yang tak punya aliran listrik tersebut. Bayangkan, hanya dengan satu senter kecil mengendap-endap di pulau yang bagaimanapun juga tetap agak mistis, hiiii….
Berbekal kamera dan tripod ala kadarnya, maka eksotisme pulau datu saya coba rekam dalam gambar sederhana ini, anggap saja sebagai oleh-oleh…
Fotografi alam <a href="http://awiem.com/2010/03/06/eksotisme-pulau-datu/" class="more-link">More &#62;</a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<span id="cc_490" class="cc_pp">
<p id='490_p_0'></p><p id='490_t_8' class='tclass'>salam…<span class='articlesource'><a href="http://awiem.com/2010/03/06/eksotisme-pulau-datu/" title="Eksotisme Pulau Datu">Eksotisme Pulau Datu</a></span></p>
<p id='490_p_1'></p><p id='490_t_4' class='tclass'>
<a href="http://awiem.com/wp-content/uploads/2010/03/Pulau-Datu.jpg"></a><a href="http://awiem.com/wp-content/uploads/2010/03/P-D.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-494" title="Pulau Datu Saat Magrib" src="http://awiem.com/wp-content/uploads/2010/03/P-D.jpg" alt="" width="600" height="403"></a>
</p>
<p id='490_p_2'></p><p id='490_t_2' class='tclass'><a href="http://awiem.com/wp-content/uploads/2010/03/Pulau-Datu.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-493" title="Pulau Datu" src="http://awiem.com/wp-content/uploads/2010/03/Pulau-Datu.jpg" alt="" width="600" height="409"></a></p>
<p id='490_p_3'></p><p id='490_t_9' class='tclass'><a href="http://awiem.com/wp-content/uploads/2010/03/P-Datu.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-495" title="P Datu" src="http://awiem.com/wp-content/uploads/2010/03/P-Datu.jpg" alt="" width="401" height="600"></a><span class='articlesource'><a href="http://awiem.com/2010/03/06/eksotisme-pulau-datu/" title="Eksotisme Pulau Datu">Eksotisme Pulau Datu</a></span></p>
<p id='490_p_4'></p><p id='490_t_6' class='tclass'>Yang saya potret adalah sisi lain dari pulau yang tak punya aliran listrik tersebut. Bayangkan, hanya dengan satu senter kecil mengendap-endap di pulau yang bagaimanapun juga tetap agak mistis, hiiii….</p>
<p id='490_p_5'></p><p id='490_t_1' class='tclass'>Berbekal kamera dan tripod ala kadarnya, maka eksotisme pulau datu saya coba rekam dalam gambar sederhana ini, anggap saja sebagai oleh-oleh…</p>
<p id='490_p_6'></p><p id='490_t_10' class='tclass'>Fotografi alam (landscape) memang luar biasa, sensasi menunggu debur ombak, sholat di atas karang, laut yang indah, kebeasan dan rasa ‘wah di dalam hati. Membuat saya sangat menyukai Landscape dan variannya.</p>
<p id='490_p_7'></p><p id='490_t_11' class='tclass'>Foto-foto nya masih pemula, banyak kekurangannya. Salam</p>
<p id='490_p_8'></p><p id='490_t_0' class='tclass'>Tanggal 21 Februari kemarin mendadak ada seorng teman yang ngajak ke Pulau datu. Pulau ini harus di tempuh selama kurang lebih 2,.5 jam dari  kota Martapura. Tentunya bagi mereka yang sering ke pantai Batakan sudah tau dengan pulau ini, karena dari pantai Batakan Pulau Datu sudah terlihat. 3 orang ini berangkat dari Martapura sekitar jam 2 siang dan sampai ke Pulau Datu sekitar setengah 5. Tentunya untuk sampai ke sana harus menyeberang dulu sekitar 30 menit, dengan biaya 75 ribu rupiah. Cukup lah olah raga jantung karena ombak yang deras dan diri yang tidak bisa berenang ini hanya bisa pasrah <img src="http://awiem.com/wp-includes/images/smilies/icon_sad.gif" alt=":(" class="wp-smiley">
</p>
<p id='490_p_9'></p><p id='490_t_3' class='tclass'>
</p>
<p id='490_p_10'></p><p id='490_t_12' class='tclass'>
</p>
<p id='490_p_11'></p><p id='490_t_7' class='tclass'>Kami di sana kira-kira sampai pukul 8 malam, karena ini mencoba foto malam dan stra trail. Namun langit malam tak begitu mendukung. Pengalam ini saya bagi agar kita semakin sadar alam kita tak kalah indah dengan daerah lain. Juga karena blog baru saja sembuh, sekarang baru bisa menulis blog lagi <img src="http://awiem.com/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif" alt=":P" class="wp-smiley">
</p>
<p id='490_p_12'></p><p id='490_t_5' class='tclass'>Di Pulau Datu terdapat sebuah makam yang dipercaya sebagai makam seseorang yang menyebarkan Agama Islam di daerah tersebut, sewaktu meninggal beliau minta dikuburkan di sebuah pulau yang sekarang di namai Pulau Datu.</p>
<p>Article Source : <a href="http://awiem.com/2010/03/06/eksotisme-pulau-datu/" title="Eksotisme Pulau Datu">Eksotisme Pulau Datu</a></p></span>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://awiem.com/2010/03/06/eksotisme-pulau-datu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ma, Ajari Aku Ketegaranmu</title>
		<link>http://awiem.com/2010/02/13/ma-ajari-aku-ketegaranmu/</link>
		<comments>http://awiem.com/2010/02/13/ma-ajari-aku-ketegaranmu/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 13 Feb 2010 14:08:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>awiem</dc:creator>
				<category><![CDATA[kontemplasi]]></category>
		<category><![CDATA[abah]]></category>
		<category><![CDATA[aliran]]></category>
		<category><![CDATA[belangian]]></category>
		<category><![CDATA[kacang]]></category>
		<category><![CDATA[kembar]]></category>
		<category><![CDATA[keraton]]></category>
		<category><![CDATA[kisah]]></category>
		<category><![CDATA[luar biasa]]></category>
		<category><![CDATA[mama]]></category>
		<category><![CDATA[menangis]]></category>
		<category><![CDATA[peradaban]]></category>
		<category><![CDATA[riam]]></category>
		<category><![CDATA[sekolah dasar]]></category>
		<category><![CDATA[tegar]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://awiem.com/?p=484</guid>
		<description><![CDATA[
Kisah ini saya mulai dari kisah mama mengenai masa kecilnya. Hidup ditengah keluarga sangat biasa, mama yang dilahirkan kembar harus berjuang untuk merasakan yang namanya pendidikan. Mungkin sama dengan beberapa orang tua kalian, mama saya pernah pindah-pindah sekolah karena tak mampu membayar SPP yang kalo dilihat sekarang jumlahnya tak seberapa. Untuk membayar SPP mama berjualan <a href="http://awiem.com/2010/02/13/ma-ajari-aku-ketegaranmu/" class="more-link">More &#62;</a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<span id="cc_484" class="cc_pp">
<p id='484_p_0'></p><p id='484_t_1' class='tclass'>Kisah ini saya mulai dari kisah mama mengenai masa kecilnya. Hidup ditengah keluarga sangat biasa, mama yang dilahirkan kembar harus berjuang untuk merasakan yang namanya pendidikan. Mungkin sama dengan beberapa orang tua kalian, mama saya pernah pindah-pindah sekolah karena tak mampu membayar SPP yang kalo dilihat sekarang jumlahnya tak seberapa. Untuk membayar SPP mama berjualan kacang, es batu, dan kue-kue kecil sembari sekolah. Disaat anak-anak lain menikmati jam istirahatnya, mama berkeliling menjajakan dagangan. Jujur, saya sendiri merasa renyuh mendengarnya. Karena memang kakek tak mampu membiayai sekolah beliau, untuk makan saja susahnya luar biasa. Segala usaha keras mama mungkin buahnya tidak manis, seperti orang-orang sukses. Belum lagi menahan rasa malu yang amat sangat karena bisa saja SPP 3-5 bulan tak kunjung mampu dilunasi. Dan hal ini terulang lagi disekolah yang baru. Sampai kelas 4, mama saya tak pernah selesai sekolah, sekalipun itu Sekolah Dasar.<span class='articlesource'><a href="http://awiem.com/2010/02/13/ma-ajari-aku-ketegaranmu/" title="Ma, Ajari Aku Ketegaranmu">Ma, Ajari Aku Ketegaranmu</a></span></p>
<p id='484_p_1'></p><p id='484_t_8' class='tclass'>Setelah dari rumah di keraton, saya lantas pindah ke rumah yang saya tempati sekarang. Saya masih kecil waktu itu. Dan rumah saya dulu tidak seperti sekarang. Mama masih berjuang terus, melakukan apa saja untuk membantu ayah. Yang masih sangat saya ingat, sewaktu belum bersekolah, saya dibawa bersepeda untuk menuju salah satu rumah keluarga. Untuk berkunjung, tentu tidak. Mama menjadi tukang cuci, dan saya yang menemani. Ya, mama saya dulu tukang cuci. Serta pembantu rumah tangga juga.</p>
<p id='484_p_2'></p><p id='484_t_11' class='tclass'>Bagi mereka yang mamanya telah ‘tenang’ di sana. Saya yakin mama kalian bangga dengan kalian. Bagi mereka yang masih punya waktu, berusahalah membahagiakan beliau. Sesederhana apa pun. Terakhir, “Ma, ajari ketegaran itu pada anakmu ini…”.</p>
<p id='484_p_3'></p><p id='484_t_6' class='tclass'><a href="http://awiem.com/wp-content/uploads/2010/02/awiem-kecil.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-485" title="awiem kecil" src="http://awiem.com/wp-content/uploads/2010/02/awiem-kecil-252x300.jpg" alt="" width="252" height="300"></a></p>
<p id='484_p_4'></p><p id='484_t_9' class='tclass'>Kiranya sudah terlalu panjang, padahal ada banyak lagi perjuangan mama yang ingin saya ceritakan. Mama saya yang selalu menginginkan anaknya sekolah tinggi, meskipun ia sendiri tak pernah selesai sekolah. Mama saya yang tegar meskipun jalan hidup tak pernah lurus. Mama saya yang berusaha banyak untuk menopang keluarga ini dari dulu. Mama saya yang tak pernah lelah memarahi saya. Mama saya yang tegar.</p>
<p id='484_p_5'></p><p id='484_t_7' class='tclass'>
</p>
<p id='484_p_6'></p><p id='484_t_2' class='tclass'>Setelah berumah tangga, mama harus ikut menemani abah yang mengajar di desa Belangian, desa terpencil yang mesti ditempuh memakin kelotok dari Pelabuhan Riam Kanan. Tak ada aliran listrik, rumah yang ala kadarnya. Jauh dari pusat peradaban. Kata mama ada lampu, namun harus memakai aki yang waktu itu cukup mahal. Dan jangan lupa, tak ada kotak aneh bernama televisi. Untuk mengajar pun abah harus naik ke lereng gunung dengan bangunan sekolah yang lebih mirip gubuk. Namun kata mama sewaktu raport dibagikan maka mama akan mendapatkan berbagai hasil bumi dari para orang tua murid. Sebuah budaya masyarakat yang cukup melekat dalam ingatan. Saya lupa berapa tahun orang tua saya berada di desa yang termsuk desa terujung wilayah Kabupaten Banjar tersebut. Yang pasti lebih dari 2 tahun. sebelum pindah ke Riam Kanan.</p>
<p id='484_p_7'></p><p id='484_t_10' class='tclass'>Mungkin mama kawan-kawan lebih luar biasa. Maksud saya menulis ini tanpa ada keinginan lain, selain menuliskan kisah yang tiba-tiba muncul, takut lupa, lebih baik ditulis dalam cerita. Saya juga menggunakan kata mama karena memang begitulah saya memanggillnya. Bukan ibu, nyokap, mamah, ato bunda. Terlalu tinggi kata mama saya. Panggil mama saja. Dan kebiasaanya saya adalah jika sampai di rumah, maka saya akan langsung berteriak “Mamaaaaaaaaaaaaaa”. Childish memang, namun begitulah kebiasaan.</p>
<p id='484_p_8'></p><p id='484_t_4' class='tclass'>Penggalan cerita selanjutnya adalah ketika kami pindah ke rumah kontrakan kecil di keraton, Martapura. Rumah ini seperti foto di bawah ini. Memang dari kecil saya sudah ganteng…</p>
<p id='484_p_9'></p><p id='484_t_13' class='tclass'>
</p>
<p id='484_p_10'></p><p id='484_t_0' class='tclass'>Tadi siang saya pergi ke kampus, hampir satu jam di perjalanan. Dan apa yang saya lakukan di jalan, MEWEK… yap, saya sedikit menangis. Karena apa? Entah mengapa saya teringat mama, orang yang baru saja saya kecup tangannya ketika berangkat. Selama dalam perjalanan terulang-ulang kisah yang saya saksikan sendiri,  serta kisah yang diceritakan oleh mama. Dan dari banyak cerita itu, kesimpulan pertama saya adalah “Mama saya orang yang tegar”. Beberapa penggal kisah itu lah yang ingin saya tulis sederhana, karena takut terlupa dan tercecer begitu saja.<span id="more-484"></span>
</p>
<p id='484_p_11'></p><p id='484_t_12' class='tclass'>
</p>
<p id='484_p_12'></p><p id='484_t_14' class='tclass'>*saya tak punya foto sewaktu bayi, foto di atas hanya satu dari sedikit kenangan masa kecil yang bisa saya kumpulkan T_T</p>
<p id='484_p_13'></p><p id='484_t_5' class='tclass'>
<span class='articlesource'><a href="http://awiem.com/2010/02/13/ma-ajari-aku-ketegaranmu/" title="Ma, Ajari Aku Ketegaranmu">Ma, Ajari Aku Ketegaranmu</a></span></p>
<p id='484_p_14'></p><p id='484_t_3' class='tclass'>Nah di Riam kanan inilah saya dilahirkan. Bahkan rumah dilereng bukit tempat saya dulu tinggal masih teringat jelas. Jika melihat ke jendela maka hamparan jurang lah yang terlihat. Rumah ini masih ada, dan rencananya kalau ke Riam kanan akan saya potret untuk bahan kenangan. Mau Ikut? Rumah khusus guru itulah yang menjadi saksi kalau saya kecil pernah lehernya keseleo dan selalu melihat melirik, sebutan “awiem lenggok” pun saya sandang. Kejadian saya balita yang disengat lebah pun terjadi di rumah tersebut. Rumah kecil penuh cerita.</p>
<p>Article Source : <a href="http://awiem.com/2010/02/13/ma-ajari-aku-ketegaranmu/" title="Ma, Ajari Aku Ketegaranmu">Ma, Ajari Aku Ketegaranmu</a></p></span>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://awiem.com/2010/02/13/ma-ajari-aku-ketegaranmu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kali ini, Tentang hujan&#8230;</title>
		<link>http://awiem.com/2010/02/07/kali-ini-tentang-hujan/</link>
		<comments>http://awiem.com/2010/02/07/kali-ini-tentang-hujan/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 07 Feb 2010 05:41:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>awiem</dc:creator>
				<category><![CDATA[kontemplasi]]></category>
		<category><![CDATA[abai]]></category>
		<category><![CDATA[bernama]]></category>
		<category><![CDATA[corat-coret]]></category>
		<category><![CDATA[filosofi aneh]]></category>
		<category><![CDATA[gejala alam]]></category>
		<category><![CDATA[hujan]]></category>
		<category><![CDATA[kala hujan]]></category>
		<category><![CDATA[kilat]]></category>
		<category><![CDATA[lama menunggu]]></category>
		<category><![CDATA[mari belajar]]></category>
		<category><![CDATA[peradaban]]></category>
		<category><![CDATA[pura pura]]></category>
		<category><![CDATA[rinai]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://awiem.com/?p=400</guid>
		<description><![CDATA[
Begitu banyak misteri yang tak sempat kutuliskan, belum lagi kegelisahan yang datang begitu saja, atau ketakutan bahwa suatu saat nanti akan datang hujan yang tak pernah reda…Kali ini, Tentang hujan...
demi…
Begitulah, aku teramat suka pada hujan. Sama seperti banyak orang lain ditempat yang berbeda.
Entah karena selalu menerobosnya saat bepergian, atau karena hujan tak pernah bosan menyembuhkan, <a href="http://awiem.com/2010/02/07/kali-ini-tentang-hujan/" class="more-link">More &#62;</a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<span id="cc_400" class="cc_pp">
<p id='400_p_0'></p><p id='400_t_5' class='tclass'>Begitu banyak misteri yang tak sempat kutuliskan, belum lagi kegelisahan yang datang begitu saja, atau ketakutan bahwa suatu saat nanti akan datang hujan yang tak pernah reda…<span class='articlesource'><a href="http://awiem.com/2010/02/07/kali-ini-tentang-hujan/" title="Kali ini, Tentang hujan...">Kali ini, Tentang hujan...</a></span></p>
<p id='400_p_1'></p><p id='400_t_9' class='tclass'>demi…</p>
<p id='400_p_2'></p><p id='400_t_4' class='tclass'>Begitulah, aku teramat suka pada hujan. Sama seperti banyak orang lain ditempat yang berbeda.<br>
Entah karena selalu menerobosnya saat bepergian, atau karena hujan tak pernah bosan menyembuhkan, entahlah…<span class='articlesource'><a href="http://awiem.com/2010/02/07/kali-ini-tentang-hujan/" title="Kali ini, Tentang hujan...">Kali ini, Tentang hujan...</a></span></p>
<p id='400_p_3'></p><p id='400_t_7' class='tclass'>yang selalu turun…</p>
<p id='400_p_4'></p><p id='400_t_8' class='tclass'>setetes…</p>
<p id='400_p_5'></p><p id='400_t_2' class='tclass'>Ada yang marah jika hujan tiba. Pekerjaan terhenti, niat terhalangi. Cemas, bahkan caci terlontar begitu saja, sepertinya hujan mejadi musuh karena menghalangi mereka bertemu peradaban… Padahal hanya untuk sementara, bukankah hujan pasti reda. Memang lama, cukup lama, bahkan terlalu lama, menunggu hujan berhenti mendera, namun setelahnya tentu kehidupan akan terus melaju, selalu…<br>
Dan bagiku hujan adalah kehidupan,,, berlebihan? semoga saja tidak… Kehidupan yang penuh debu, liku dan akhirnya kita menemukan ujung, reda. Sama seperti hujan yang dipenuhi kilat, awan kelabu, juga gemuruh, akhirnya mereka akan tetap diam, berlalu dan luruh… pun kita yang pada akhirnya juga akan diam, selamanya…</p>
<p id='400_p_6'></p><p id='400_t_3' class='tclass'>Ada yang melenakan diri saat hujan, bercengkrama dengan mimpi dalam tidur yang lelap. Tak sedikit yang terjaga, menikmati dingin, berbicara pada diri sendiri dan melihat ke dalam, jauh ke dalam. Hujan tentu menyediakan jawabannya sendiri bagi tiap pertanyaan tentang kehidupan, juga akan membawakannmu setetes inspirasi. Ia akan mengabarkannya lewat angin dan rinai yang menyadapa diluar jendela, juga pada firasat yang menelusup tiba-tiba. Ya, Firasat… tentu kita pernah menerimanya, pesan yang tiba-tiba saja datang, lewat lamunan dan gejala alam, namun seringkali kita abai dan pura-pura tak mengerti.<br>
Mari belajar jadi peka…</p>
<p id='400_p_7'></p><p id='400_t_0' class='tclass'>
<a href="http://awiem.com/wp-content/uploads/2010/02/rainy.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-401" title="rainy" src="http://awiem.com/wp-content/uploads/2010/02/rainy-300x240.jpg" alt="" width="300" height="240"></a>Hujan, aku menyukainya, entah mengapa…<br>
Ada perasaan-perasaan yang hanya aku temukan saat hujan turun, kenangan dan memori akan berlompatan begitu saja di kepalaku, sementara di luar sana guruh menderu. Masa lalu yang biru, atau tirai ungu bernama impian akan sangat nyaman jika dinikmati kala hujan. Senyap yang menyergap. titik-titik air, kemudian lengang, sendirian…</p>
<p id='400_p_8'></p><p id='400_t_1' class='tclass'>Hidup yang sinis…<br>
Sentimentil, tragis…</p>
<p id='400_p_9'></p><p id='400_t_10' class='tclass'>setetes…</p>
<p id='400_p_10'></p><p id='400_t_6' class='tclass'>Nikmatilah, selagi masih diberi kesempatan…<br>
Teruslah belajar, termasuk pada deras hujan…</p>
<p>Article Source : <a href="http://awiem.com/2010/02/07/kali-ini-tentang-hujan/" title="Kali ini, Tentang hujan...">Kali ini, Tentang hujan...</a></p></span>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://awiem.com/2010/02/07/kali-ini-tentang-hujan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>16</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Jika fotomu kurang bagus, kamu kurang dekat</title>
		<link>http://awiem.com/2010/02/02/jika-fotomu-kurang-bagus-kamu-kurang-dekat/</link>
		<comments>http://awiem.com/2010/02/02/jika-fotomu-kurang-bagus-kamu-kurang-dekat/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 02 Feb 2010 06:12:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>awiem</dc:creator>
				<category><![CDATA[catatan asal jepret]]></category>
		<category><![CDATA[alami]]></category>
		<category><![CDATA[bagus]]></category>
		<category><![CDATA[bingkai foto]]></category>
		<category><![CDATA[duchemin]]></category>
		<category><![CDATA[elemen]]></category>
		<category><![CDATA[fotografi]]></category>
		<category><![CDATA[hasil]]></category>
		<category><![CDATA[jika]]></category>
		<category><![CDATA[lensa]]></category>
		<category><![CDATA[perang]]></category>
		<category><![CDATA[perasaan]]></category>
		<category><![CDATA[sederhana]]></category>
		<category><![CDATA[tips bodoh]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://awiem.com/?p=392</guid>
		<description><![CDATA[

Jika fotomu kurang bagus, kamu kurang dekat
Sedangkan apa yang saya rasakan adalah mengenai hubungan antar manusia sendiri. Kalau subjek foto merasa kita adalah orang asing, maka sulit mendapatkan foto yang bagus karena orang-orang akan berprilaku tidak alami di depan kamera. Tapi kalau kita mendekatkan diri secara perasaan, maka kemungkinan besar kita akan mendapatkan foto yang <a href="http://awiem.com/2010/02/02/jika-fotomu-kurang-bagus-kamu-kurang-dekat/" class="more-link">More &#62;</a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<span id="cc_392" class="cc_pp">
<p id='392_p_0'></p><p id='392_t_7' class='tclass'>
<span class='articlesource'><a href="http://awiem.com/2010/02/02/jika-fotomu-kurang-bagus-kamu-kurang-dekat/" title="Jika fotomu kurang bagus, kamu kurang dekat">Jika fotomu kurang bagus, kamu kurang dekat</a></span></p>
<p id='392_p_1'></p><p id='392_t_4' class='tclass'>Sedangkan apa yang saya rasakan adalah mengenai hubungan antar manusia sendiri. Kalau subjek foto merasa kita adalah orang asing, maka sulit mendapatkan foto yang bagus karena orang-orang akan berprilaku tidak alami di depan kamera. Tapi kalau kita mendekatkan diri secara perasaan, maka kemungkinan besar kita akan mendapatkan foto yang lebih alami.</p>
<blockquote style="text-align: justify;">
<h2>If your pictures aren’t good enough, you aren’t close enough.<br><em>(Jika fotomu kurang bagus, kamu kurang dekat)</em>
</h2>
</blockquote>
<p id='392_p_2'></p><p id='392_t_8' class='tclass'>Dan pada praktiknya untuk mendapatkan hasil bagus menurut saya, kita tidak boleh takut untuk mendekat, berbincang dengan objek, terjun ke sungai untuk merasakan apa yang objak rasakan, bersatulah dengan alam…</p>
<p id='392_p_3'></p><p id='392_t_10' class='tclass'><a href="http://awiem.com/wp-content/uploads/2010/02/meniti-masa-kacil.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-393" title="meniti masa kecil" src="http://awiem.com/wp-content/uploads/2010/02/meniti-masa-kacil-202x300.jpg" alt="" width="202" height="300"></a></p>
<p id='392_p_4'></p><p id='392_t_13' class='tclass'>semoga berkenan,</p>
<p id='392_p_5'></p><p id='392_t_5' class='tclass'>
</p>
<p id='392_p_6'></p><p id='392_t_9' class='tclass'>Ini beberapa hasil praktek saya…<span class='articlesource'><a href="http://awiem.com/2010/02/02/jika-fotomu-kurang-bagus-kamu-kurang-dekat/" title="Jika fotomu kurang bagus, kamu kurang dekat">Jika fotomu kurang bagus, kamu kurang dekat</a></span></p>
<p id='392_p_7'></p><p id='392_t_6' class='tclass'>*note :  artikel di atas mungkin berguna, dan sumbernya berada di <a href="http://awiem.com/index.php?s=sini" class="wpap_innerlink" id="wpap_a_3">sini</a>.  Sudah minta izin buat copy ke sini. …</p>
<p id='392_p_8'></p><p id='392_t_3' class='tclass'>David duChemin, seorang fotografer travel  berpendapat sedikit lain, David berpendapat bahwa tidak masalah diambil dari jauh asal elemen-elemen yang mengganggu tidak diikutsertakan dalam komposisi foto, misalnya dengan lensa telephoto zoom.</p>
<p id='392_p_9'></p><p id='392_t_14' class='tclass'>foto di atas tanpa di edit gimana-gimana, just framing n resize…  natural…</p>
<p id='392_p_10'></p><p id='392_t_0' class='tclass'>Robert Capa, fotografer perang legendaris pernah bilang:</p>
<p id='392_p_11'></p><p id='392_t_1' class='tclass'><a href="http://awiem.com/wp-content/uploads/2010/02/robert_capa.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-397" title="robert_capa" src="http://awiem.com/wp-content/uploads/2010/02/robert_capa.jpg" alt="" width="138" height="216"></a></p>
<p id='392_p_12'></p><p id='392_t_2' class='tclass'>Kutipan ini memiliki arti yang cukup dalam dan bisa di interpretasikan dari berbagai sudut pandang. Secara literal, fotografer harus dekat dengan objek fotonya. Ini masuk akal karena banyak pemula yang mengambil gambar dari jarak yang terlalu jauh sehingga banyak elemen dalam bingkai foto yang mengganggu. Maka dari itu, di dalam fotojurnalisme, lensa favorit adalah lensa yang lebar karena bisa mengambil gambar dengan dekat.</p>
<p id='392_p_13'></p><p id='392_t_11' class='tclass'>atau kejarlah objek jika memank kamu menginginkan komposisi yang pas… jangan menyerah, meskipun harus naik gurung,,, hehehe</p>
<p id='392_p_14'></p><p id='392_t_12' class='tclass'><a href="http://awiem.com/wp-content/uploads/2010/02/b.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-394" title="Demi Hidup" src="http://awiem.com/wp-content/uploads/2010/02/b-224x300.jpg" alt="" width="224" height="300"></a></p>
<p>Article Source : <a href="http://awiem.com/2010/02/02/jika-fotomu-kurang-bagus-kamu-kurang-dekat/" title="Jika fotomu kurang bagus, kamu kurang dekat">Jika fotomu kurang bagus, kamu kurang dekat</a></p></span><span id="wpap_u_392_2" class="wpap_hide">http://www.infofotografi.com/blog/2009/07/robert-capa-kutipan/</span><span id="wpap_u_392_3" class="wpap_hide">http://www.infofotografi.com/blog/2009/07/robert-capa-kutipan/</span>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://awiem.com/2010/02/02/jika-fotomu-kurang-bagus-kamu-kurang-dekat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Banjarbaru Malam Itu&#8230;</title>
		<link>http://awiem.com/2010/01/29/banjarbaru-malam-itu/</link>
		<comments>http://awiem.com/2010/01/29/banjarbaru-malam-itu/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 29 Jan 2010 16:43:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>awiem</dc:creator>
				<category><![CDATA[catatan asal jepret]]></category>
		<category><![CDATA[banjarbaru]]></category>
		<category><![CDATA[foto malam]]></category>
		<category><![CDATA[fotografi]]></category>
		<category><![CDATA[ganteng]]></category>
		<category><![CDATA[kadang]]></category>
		<category><![CDATA[martapura]]></category>
		<category><![CDATA[menikmati]]></category>
		<category><![CDATA[petualangan]]></category>
		<category><![CDATA[rahasia]]></category>
		<category><![CDATA[saling]]></category>
		<category><![CDATA[simpang empat]]></category>
		<category><![CDATA[tugu]]></category>
		<category><![CDATA[tulang]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://awiem.com/?p=384</guid>
		<description><![CDATA[
Saya suka nge-blog, meskipun kadang tak terurus karena sibuk, tak ada koneksi, atau tak punya semangat. Namun sebisa mungkin untuk tetap menengok blog kesayangan ini, blog memerlukan foto. Karena itulah saya berfikir bahwa korelasi antara nge-blog dan me-motret cukup erat dan bisa saling melengkapi.
Di antara banyak aliran fotografi, saya begitu tergila-gila pada Landscape. Berbekal lensa <a href="http://awiem.com/2010/01/29/banjarbaru-malam-itu/" class="more-link">More &#62;</a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<span id="cc_384" class="cc_pp">
<p id='384_p_0'></p><p id='384_t_1' class='tclass'>Saya suka nge-blog, meskipun kadang tak terurus karena sibuk, tak ada koneksi, atau tak punya semangat. Namun sebisa mungkin untuk tetap menengok blog kesayangan ini, blog memerlukan foto. Karena itulah saya berfikir bahwa korelasi antara nge-blog dan me-motret cukup erat dan bisa saling melengkapi.<br>
Di antara banyak aliran fotografi, saya begitu tergila-gila pada Landscape. Berbekal lensa normal atau lensa Kit bawaan D3000, maka jadilah petualangan sederhana di mulai.<br>
Kadang kita tak sempat menikmati begitu indahnya malam, maka bagi warga Banjarbaru. Saya hanya ingin menawarkan sedikit indahnya Tugu Bundaran Simpang Empat yang seharusnya sudah sejak dulu selesai.<br>
Semoga suka….<br>
Terus Belajar….<span class='articlesource'><a href="http://awiem.com/2010/01/29/banjarbaru-malam-itu/" title="Banjarbaru Malam Itu...">Banjarbaru Malam Itu...</a></span></p>
<p id='384_p_1'></p><p id='384_t_7' class='tclass'>
</p>
<p id='384_p_2'></p><p id='384_t_0' class='tclass'>Akhir-akhir ini saya lagi ‘gila’ moto. Dari dulu memang menyukai dunia fotografi, karena kadang kala memang “moment lebih bergarga dari materi”. Moment akan membekas lama dan bisa kita putar ulang satu saat nanti. Setelah cukup lama dan cukup membanting tulang , <span style="text-decoration: line-through;">tulang sapa nih?</span> akhirnya punya kamera SLR meskipun yang biasa saja, terwujud juga. Jadilah saya sering tercecer di jalan-jalan demi memuaskan hasrat fotografi amatiran. Tambah item memang, kurusan juga, <span style="text-decoration: line-through;">tapi tetap ganteng.</span>
</p>
<p id='384_p_3'></p><p id='384_t_5' class='tclass'>* cuma 2 foto, tunggu aza nanti, sabar, hehehehe</p>
<p id='384_p_4'></p><p id='384_t_6' class='tclass'>kalau ada tempat rahasia yang bagus di sekitar Martapura, Banjarbaru, dan sekitarnya… boleh juga dijepret…</p>
<p id='384_p_5'></p><p id='384_t_3' class='tclass'><a href="http://awiem.com/wp-content/uploads/2010/01/petang.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-386" title="Simpang Empat Banjarbaru" src="http://awiem.com/wp-content/uploads/2010/01/petang-300x155.jpg" alt="" width="300" height="155"></a></p>
<p id='384_p_6'></p><p id='384_t_8' class='tclass'>salam…</p>
<p id='384_p_7'></p><p id='384_t_2' class='tclass'><a href="http://awiem.com/wp-content/uploads/2010/01/tegak-lurus-ke-langit.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-385" title="tugu simpang empat banjarbaru" src="http://awiem.com/wp-content/uploads/2010/01/tegak-lurus-ke-langit-300x202.jpg" alt="Tegak Lurus Ke Langit" width="300" height="202"></a></p>
<p id='384_p_8'></p><p id='384_t_4' class='tclass'>
<span class='articlesource'><a href="http://awiem.com/2010/01/29/banjarbaru-malam-itu/" title="Banjarbaru Malam Itu...">Banjarbaru Malam Itu...</a></span></p>
<p>Article Source : <a href="http://awiem.com/2010/01/29/banjarbaru-malam-itu/" title="Banjarbaru Malam Itu...">Banjarbaru Malam Itu...</a></p></span><span id="wpap_u_392_2" class="wpap_hide">http://www.infofotografi.com/blog/2009/07/robert-capa-kutipan/</span><span id="wpap_u_392_3" class="wpap_hide">http://www.infofotografi.com/blog/2009/07/robert-capa-kutipan/</span>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://awiem.com/2010/01/29/banjarbaru-malam-itu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>&#8230;.</title>
		<link>http://awiem.com/2010/01/20/381/</link>
		<comments>http://awiem.com/2010/01/20/381/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 20 Jan 2010 11:45:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>awiem</dc:creator>
				<category><![CDATA[kontemplasi]]></category>
		<category><![CDATA[banyak orang]]></category>
		<category><![CDATA[Blogger]]></category>
		<category><![CDATA[duta mall banjarmasin]]></category>
		<category><![CDATA[hangat]]></category>
		<category><![CDATA[jujur]]></category>
		<category><![CDATA[KalSel]]></category>
		<category><![CDATA[kandangan]]></category>
		<category><![CDATA[kayuh baimbai]]></category>
		<category><![CDATA[kemping]]></category>
		<category><![CDATA[kumpul]]></category>
		<category><![CDATA[lomba]]></category>
		<category><![CDATA[luar biasa]]></category>
		<category><![CDATA[setiap hari]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://awiem.com/?p=381</guid>
		<description><![CDATA[
Komunitas Blogger Kayuh Baimbai Kalimantan Selatan…....
selamat menambah umur komunitasku…
Komunitas ini adalah keluarga…
Komunitas ini adalah tempat berbagi…
dan Komunitas ini luar biasa…

Dulu saya pikir komunitas ini tidak akan seperti sekarang…
Jujur, di komunitas ini saya belajar banyak hal. Bertemu dan dekat dengan banyak orang dari beragam latar belakang dan cara berpikir. Semua itu semakin menyatakan bahwa komunitas ini <a href="http://awiem.com/2010/01/20/381/" class="more-link">More &#62;</a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<span id="cc_381" class="cc_pp">
<p id='381_p_0'></p><p id='381_t_3' class='tclass'>Komunitas Blogger Kayuh Baimbai Kalimantan Selatan…<span class='articlesource'><a href="http://awiem.com/2010/01/20/381/" title="....">....</a></span></p>
<p id='381_p_1'></p><p id='381_t_2' class='tclass'>selamat menambah umur komunitasku…</p>
<p id='381_p_2'></p><p id='381_t_1' class='tclass'>Komunitas ini adalah keluarga…<br>
Komunitas ini adalah tempat berbagi…<br>
dan Komunitas ini luar biasa…</p>
<p id='381_p_3'></p><p id='381_t_0' class='tclass'>
<a href="http://awiem.com/wp-content/uploads/2010/01/ultah.jpg"><img class="alignright size-medium wp-image-382" title="ultah" src="http://awiem.com/wp-content/uploads/2010/01/ultah-231x300.jpg" alt="" width="231" height="300"></a>Dulu saya pikir komunitas ini tidak akan seperti sekarang…<br>
Jujur, di komunitas ini saya belajar banyak hal. Bertemu dan dekat dengan banyak orang dari beragam latar belakang dan cara berpikir. Semua itu semakin menyatakan bahwa komunitas ini memberikan banyak pelajaran langsung maupun tidak.<br>
Kenangan paling terekam ada beberapa, awal bertemu di lomba blog di Duta Mall Banjarmasin, setelah itu kumpul-kumpul di Book Cafe yang hampir setiap hari terjadi. Piknik ke kandangan, kemping ke pulau pinus,,, dan beberapa yang lain. Semuanya menorehkan kenangan tersendiri.<span class='articlesource'><a href="http://awiem.com/2010/01/20/381/" title="....">....</a></span></p>
<p id='381_p_4'></p><p id='381_t_6' class='tclass'>
</p>
<p id='381_p_5'></p><p id='381_t_4' class='tclass'>Ocehan ini adalah semacan doa sederhana, untuk keberlangsungan bersama…<br>
dan salam hangat bagi seluruh anggotanya…</p>
<p id='381_p_6'></p><p id='381_t_7' class='tclass'><em>*gambar yang saya cantumkan tidak punya maksud lain, saya suka kata-katanya, itu saja</em></p>
<p id='381_p_7'></p><p id='381_t_5' class='tclass'>
</p>
<p>Article Source : <a href="http://awiem.com/2010/01/20/381/" title="....">....</a></p></span><span id="wpap_u_392_2" class="wpap_hide">http://www.infofotografi.com/blog/2009/07/robert-capa-kutipan/</span><span id="wpap_u_392_3" class="wpap_hide">http://www.infofotografi.com/blog/2009/07/robert-capa-kutipan/</span>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://awiem.com/2010/01/20/381/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Liburan Sederhana&#8230;</title>
		<link>http://awiem.com/2010/01/17/liburan-sederhana/</link>
		<comments>http://awiem.com/2010/01/17/liburan-sederhana/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 17 Jan 2010 07:42:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>awiem</dc:creator>
				<category><![CDATA[catatan asal jepret]]></category>
		<category><![CDATA[gunung]]></category>
		<category><![CDATA[kanan]]></category>
		<category><![CDATA[karena]]></category>
		<category><![CDATA[kawan]]></category>
		<category><![CDATA[libur]]></category>
		<category><![CDATA[liburan]]></category>
		<category><![CDATA[mandiangin]]></category>
		<category><![CDATA[nikon D3000]]></category>
		<category><![CDATA[pengen]]></category>
		<category><![CDATA[riam]]></category>
		<category><![CDATA[waduk]]></category>
		<category><![CDATA[wayah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://awiem.com/?p=377</guid>
		<description><![CDATA[
Liburan Sederhana...

Manggah jua punk naik gunung, asa singkal… Beginilah adanya… Wayah apa kah buhan KB bejalanan lagi?
Liburan Sederhana...

Karena libur jadi pengen liburan, wajar kan…  Karena tak ada dana untuk pergi jauh… cuma ke waduk Riam Kanan dan Hutan Raya Mandiangin…
Selamat Liburan Kawan…


Article Source : Liburan Sederhana...http://www.infofotografi.com/blog/2009/07/robert-capa-kutipan/http://www.infofotografi.com/blog/2009/07/robert-capa-kutipan/]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<span id="cc_377" class="cc_pp">
<p id='377_p_0'></p><p id='377_t_4' class='tclass'><a href="http://awiem.com/wp-content/uploads/2010/01/mandiangin2.jpg"><img class="aligncenter" title="mandiangin2" src="http://awiem.com/wp-content/uploads/2010/01/mandiangin2-208x300.jpg" alt="" width="208" height="300"></a><span class='articlesource'><a href="http://awiem.com/2010/01/17/liburan-sederhana/" title="Liburan Sederhana...">Liburan Sederhana...</a></span></p>
<p id='377_p_1'></p><p id='377_t_3' class='tclass'><a href="http://awiem.com/wp-content/uploads/2010/01/riam4.jpg"><img class="aligncenter" title="riam4" src="http://awiem.com/wp-content/uploads/2010/01/riam4-300x208.jpg" alt="" width="300" height="208"></a><span class='articlesource'><a href="http://awiem.com/2010/01/17/liburan-sederhana/" title="Liburan Sederhana...">Liburan Sederhana...</a></span></p>
<p id='377_p_2'></p><p id='377_t_6' class='tclass'>Manggah jua punk naik gunung, asa singkal… Beginilah adanya… <span style="text-decoration: line-through;">Wayah apa kah <em>buhan </em>KB bejalanan lagi?</span>
</p>
<p id='377_p_3'></p><p id='377_t_2' class='tclass'><a href="http://awiem.com/wp-content/uploads/2010/01/riam2.jpg"><img class="aligncenter" title="riam2" src="http://awiem.com/wp-content/uploads/2010/01/riam2-300x208.jpg" alt="" width="300" height="208"></a></p>
<p id='377_p_4'></p><p id='377_t_0' class='tclass'>Karena libur jadi pengen liburan, wajar kan…  Karena tak ada dana untuk pergi jauh… cuma ke waduk Riam Kanan dan Hutan Raya Mandiangin…</p>
<p id='377_p_5'></p><p id='377_t_7' class='tclass'>Selamat Liburan Kawan…</p>
<p id='377_p_6'></p><p id='377_t_5' class='tclass'><a href="http://awiem.com/wp-content/uploads/2010/01/mandiangin.jpg"><img class="aligncenter" title="mandiangin" src="http://awiem.com/wp-content/uploads/2010/01/mandiangin-208x300.jpg" alt="" width="208" height="300"></a></p>
<p id='377_p_7'></p><p id='377_t_1' class='tclass'><a href="http://awiem.com/wp-content/uploads/2010/01/mandiangin2.jpg"><img class="aligncenter" title="riam" src="http://awiem.com/wp-content/uploads/2010/01/riam-300x208.jpg" alt="" width="300" height="208"><img title="More..." src="http://awiem.com/wp-includes/js/tinymce/plugins/wordpress/img/trans.gif" alt=""></a></p>
<p>Article Source : <a href="http://awiem.com/2010/01/17/liburan-sederhana/" title="Liburan Sederhana...">Liburan Sederhana...</a></p></span><span id="wpap_u_392_2" class="wpap_hide">http://www.infofotografi.com/blog/2009/07/robert-capa-kutipan/</span><span id="wpap_u_392_3" class="wpap_hide">http://www.infofotografi.com/blog/2009/07/robert-capa-kutipan/</span>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://awiem.com/2010/01/17/liburan-sederhana/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ujung Tahun</title>
		<link>http://awiem.com/2009/12/31/ujung-tahun/</link>
		<comments>http://awiem.com/2009/12/31/ujung-tahun/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 31 Dec 2009 14:24:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>awiem</dc:creator>
				<category><![CDATA[kontemplasi]]></category>
		<category><![CDATA[akhir tahun]]></category>
		<category><![CDATA[katanya]]></category>
		<category><![CDATA[larut]]></category>
		<category><![CDATA[luar biasa]]></category>
		<category><![CDATA[makna]]></category>
		<category><![CDATA[namun]]></category>
		<category><![CDATA[resolusi bodoh]]></category>
		<category><![CDATA[saja]]></category>
		<category><![CDATA[saya]]></category>
		<category><![CDATA[semangat]]></category>
		<category><![CDATA[sulit]]></category>
		<category><![CDATA[tahun depan]]></category>
		<category><![CDATA[ujung tahun]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://awiem.com/?p=366</guid>
		<description><![CDATA[
Ada banyak yang tertinggal di belakang dan mungkin saja kita baru menyadarinya sekarang…Ujung Tahun
ada baiknya kita menerenung, di larut malam ini…
tetap semangat…


Semoga saja tahun depan kita semua jauh lebih baik…
Resolusi baru, dan pastinya lebih sulit untuk ditaklukkan…Ujung Tahun

Besok sudah 2010, rasanya cepat. Dan saya tak mengucapkan selamat, karena belum tentu kita akan selamat melewati 2010 <a href="http://awiem.com/2009/12/31/ujung-tahun/" class="more-link">More &#62;</a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<span id="cc_366" class="cc_pp">
<p id='366_p_0'></p><p id='366_t_2' class='tclass'>Ada banyak yang tertinggal di belakang dan mungkin saja kita baru menyadarinya sekarang…<span class='articlesource'><a href="http://awiem.com/2009/12/31/ujung-tahun/" title="Ujung Tahun">Ujung Tahun</a></span></p>
<p id='366_p_1'></p><p id='366_t_4' class='tclass'>ada baiknya kita menerenung, di larut malam ini…</p>
<p id='366_p_2'></p><p id='366_t_6' class='tclass'>tetap semangat…</p>
<p id='366_p_3'></p><p id='366_t_7' class='tclass'>
</p>
<p id='366_p_4'></p><p id='366_t_3' class='tclass'>Semoga saja tahun depan kita semua jauh lebih baik…</p>
<p id='366_p_5'></p><p id='366_t_1' class='tclass'>Resolusi baru, dan pastinya lebih sulit untuk ditaklukkan…<span class='articlesource'><a href="http://awiem.com/2009/12/31/ujung-tahun/" title="Ujung Tahun">Ujung Tahun</a></span></p>
<p id='366_p_6'></p><p id='366_t_0' class='tclass'>
<a href="http://awiem.com/wp-content/uploads/2009/12/jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-367" title="..." src="http://awiem.com/wp-content/uploads/2009/12/jpg-201x300.jpg" alt="ngebolg dengan hasil jepretan sendiri,,, puas" width="201" height="300"></a>Besok sudah 2010, rasanya cepat. Dan saya tak mengucapkan selamat, karena belum tentu kita akan selamat melewati 2010 nanti, bukan. Selamat meninggalkan 2009 rasanya lebih masuk akal, bagi saya tentunya. Keselamatan di tahun depan masih perlu kita tunggu dan perjuangakan.</p>
<p id='366_p_7'></p><p id='366_t_5' class='tclass'>dan katanya orang-orang bahagia tidak memiliki semua yang mereka inginkan, namun mereka membuat semua yang mereka punyai menjadi luar biasa dan penuh makna…</p>
<p>Article Source : <a href="http://awiem.com/2009/12/31/ujung-tahun/" title="Ujung Tahun">Ujung Tahun</a></p></span><span id="wpap_u_392_2" class="wpap_hide">http://www.infofotografi.com/blog/2009/07/robert-capa-kutipan/</span><span id="wpap_u_392_3" class="wpap_hide">http://www.infofotografi.com/blog/2009/07/robert-capa-kutipan/</span>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://awiem.com/2009/12/31/ujung-tahun/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tentang Keadilan</title>
		<link>http://awiem.com/2009/12/06/tentang-keadilan/</link>
		<comments>http://awiem.com/2009/12/06/tentang-keadilan/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 06 Dec 2009 10:41:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>awiem</dc:creator>
				<category><![CDATA[koar-koar]]></category>
		<category><![CDATA[bibit]]></category>
		<category><![CDATA[buaya]]></category>
		<category><![CDATA[cicak]]></category>
		<category><![CDATA[kasus prita]]></category>
		<category><![CDATA[keadilan]]></category>
		<category><![CDATA[kebebasan]]></category>
		<category><![CDATA[kepres]]></category>
		<category><![CDATA[prita]]></category>
		<category><![CDATA[proaktif]]></category>
		<category><![CDATA[ratus]]></category>
		<category><![CDATA[rumah sakit]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://awiem.com/?p=362</guid>
		<description><![CDATA[
Yap, tulisan tidak jelas saya di atas hanya untuk menunjukkan bahwa kebebasan dan keadilan di negeri bukan untuk orang kecil, itu saja.Tentang Keadilan
Apa susahnya para petinggi negara ini meminta SP3 atau deponering terhadap kasus prita padahal emang susah. Dan RS OMNI sendiri sepertinya tak terlalu cerdas. saya yakin kasus ini membuat orang berfikir ribuan kali <a href="http://awiem.com/2009/12/06/tentang-keadilan/" class="more-link">More &#62;</a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<span id="cc_362" class="cc_pp">
<p id='362_p_0'></p><p id='362_t_3' class='tclass'>Yap, tulisan tidak jelas saya di atas hanya untuk menunjukkan bahwa kebebasan dan keadilan di negeri bukan untuk orang kecil, itu saja.<span class='articlesource'><a href="http://awiem.com/2009/12/06/tentang-keadilan/" title="Tentang Keadilan">Tentang Keadilan</a></span></p>
<p id='362_p_1'></p><p id='362_t_2' class='tclass'>Apa susahnya para petinggi negara ini meminta SP3 atau deponering terhadap kasus prita <span style="text-decoration: line-through;">padahal emang susah.</span> Dan RS OMNI sendiri sepertinya tak terlalu cerdas. saya yakin kasus ini membuat orang berfikir ribuan kali untuk berobat ke sana jika sakit, rumah sakit yang mengaku internasional namun tak se-internasional pelayanan dan tidakannya. Bahkan di awal-awal kasus tuntutan yang dilayangkan kepada Ibu Prita nilai Miliar, bukan ratus juta seperti sekarang.<span class='articlesource'><a href="http://awiem.com/2009/12/06/tentang-keadilan/" title="Tentang Keadilan">Tentang Keadilan</a></span></p>
<p id='362_p_2'></p><p id='362_t_0' class='tclass'>
<img class="alignleft size-medium wp-image-363" title="menangis" src="http://awiem.com/wp-content/uploads/2009/12/menangis-291x300.png" alt="menangis" width="291" height="300">Beberapa hari ini banyak sekali persoalan-persoalan yang menggonccang negeri ini, beberapa menyantuh hal kemanusiaan paling hakiki. contohnya saja menyangkut kebebasan berekspresi. Ini bukan sekedar nyumbang, koin terkumpul, dan masalah selesai. Harus ada keputusan yang tepat dan solusi yang efektif agar tidak ada prita-prita selajutnya. Bukankah merepotkan untuk mendukung korban lain dari ketidakadilan ini sedangkan kita terancam terkena kasus yang sama karena terlalu proaktif menentang ketidakadilan, aneh bukan?</p>
<p id='362_p_3'></p><p id='362_t_1' class='tclass'>Kalau kasus Bibit-Chandra presiden mau susah-susah mengeluarkan kepres misalnya, kenapa untuk kasus seperti ini beliau tidak mau ambil tindakan cepat. Lho ini kasus yang menguji seorang pemimpin dengan level yang sama menurut saya dengan kasus cicak-buaya. Di sini terlihat itikad baik pihak-pihak bersangkutan, apakah hendak mencari keadilan atau ada hal lain. Kasus prita adalah kasus kemanusian, masa orang berkirim e-mail di suruh bayar sebesar itu, saya jadi takut nulis e-mail dang ngeblog jadinya.</p>
<p>Article Source : <a href="http://awiem.com/2009/12/06/tentang-keadilan/" title="Tentang Keadilan">Tentang Keadilan</a></p></span><span id="wpap_u_392_2" class="wpap_hide">http://www.infofotografi.com/blog/2009/07/robert-capa-kutipan/</span><span id="wpap_u_392_3" class="wpap_hide">http://www.infofotografi.com/blog/2009/07/robert-capa-kutipan/</span>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://awiem.com/2009/12/06/tentang-keadilan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Manisku</title>
		<link>http://awiem.com/2009/12/04/manisku/</link>
		<comments>http://awiem.com/2009/12/04/manisku/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 04 Dec 2009 17:14:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>awiem</dc:creator>
				<category><![CDATA[puisi]]></category>
		<category><![CDATA[aku malu]]></category>
		<category><![CDATA[aku rindu]]></category>
		<category><![CDATA[antara]]></category>
		<category><![CDATA[biru]]></category>
		<category><![CDATA[bisu]]></category>
		<category><![CDATA[cinta]]></category>
		<category><![CDATA[jambu]]></category>
		<category><![CDATA[kais]]></category>
		<category><![CDATA[ngilu]]></category>
		<category><![CDATA[ragu]]></category>
		<category><![CDATA[tadi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://awiem.com/?p=356</guid>
		<description><![CDATA[
Lagu cinta tentang jiwa menyatu-satuManisku
Tadi pagi kita bertemu
Mengapa tak bisa kuungkap kepadamu, selalu kelu
Meliuk-liukkan cinta teramat ngilu

Ah manisku…
kau lewat berlalu, tak tau aku rindu
Tunggu lusa dalam satu waktu
Tapi begitulah adanya bila aku merayu
Romantika semu dalam ijamiku yang bisu
Ah manisku…
Manisku…Manisku
Mengingat rona wajahmu saja rasanya aku malu
12/5/2009 12:06 AM
Kuikrarkan janji sedemikian lugu
Tapi aku ragu, aku gagu
“aku cuma <a href="http://awiem.com/2009/12/04/manisku/" class="more-link">More &#62;</a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<span id="cc_356" class="cc_pp">
<p id='356_p_0'></p><p id='356_t_22' class='tclass'>Lagu cinta tentang jiwa menyatu-satu<span class='articlesource'><a href="http://awiem.com/2009/12/04/manisku/" title="Manisku">Manisku</a></span></p>
<p id='356_p_1'></p><p id='356_t_10' class='tclass'>Tadi pagi kita bertemu</p>
<p id='356_p_2'></p><p id='356_t_3' class='tclass'>Mengapa tak bisa kuungkap kepadamu, selalu kelu</p>
<p id='356_p_3'></p><p id='356_t_7' class='tclass'>Meliuk-liukkan cinta teramat ngilu</p>
<p id='356_p_4'></p><p id='356_t_0' class='tclass'><img class="alignright" title="mawar putih " src="http://awiem.com/wp-content/uploads/2009/12/rose-300x249.jpg" alt="mawar putih " width="300" height="249"></p>
<p id='356_p_5'></p><p id='356_t_5' class='tclass'>Ah manisku…</p>
<p id='356_p_6'></p><p id='356_t_13' class='tclass'>kau lewat berlalu, tak tau aku rindu</p>
<p id='356_p_7'></p><p id='356_t_15' class='tclass'>Tunggu lusa dalam satu waktu</p>
<p id='356_p_8'></p><p id='356_t_19' class='tclass'>Tapi begitulah adanya bila aku merayu</p>
<p id='356_p_9'></p><p id='356_t_6' class='tclass'>Romantika semu dalam ijamiku yang bisu</p>
<p id='356_p_10'></p><p id='356_t_23' class='tclass'>Ah manisku…</p>
<p id='356_p_11'></p><p id='356_t_1' class='tclass'>Manisku…</p>
<p id='356_p_12'></p><p id='356_t_4' class='tclass'>Mengingat rona wajahmu saja rasanya aku malu</p>
<p id='356_p_13'></p><p id='356_t_25' class='tclass'>12/5/2009 12:06 AM</p>
<p id='356_p_14'></p><p id='356_t_16' class='tclass'>Kuikrarkan janji sedemikian lugu</p>
<p id='356_p_15'></p><p id='356_t_11' class='tclass'>Tapi aku ragu, aku gagu</p>
<p id='356_p_16'></p><p id='356_t_24' class='tclass'>“aku cuma ingin mati disisimu hingga ujung jalan yang kita tuju”</p>
<p id='356_p_17'></p><p id='356_t_12' class='tclass'>Entah kenapa aku merasa dungu</p>
<p id='356_p_18'></p><p id='356_t_14' class='tclass'>Ah manisku…</p>
<p id='356_p_19'></p><p id='356_t_2' class='tclass'>Hati ini kian menggerutu, beku<span class='articlesource'><a href="http://awiem.com/2009/12/04/manisku/" title="Manisku">Manisku</a></span></p>
<p id='356_p_20'></p><p id='356_t_9' class='tclass'>Kukais-kais peluh berselimut aroma harum tubuhmu</p>
<p id='356_p_21'></p><p id='356_t_21' class='tclass'>Terciptakan sebait lagu</p>
<p id='356_p_22'></p><p id='356_t_18' class='tclass'>Ah…. begitu mendayu-dayu</p>
<p id='356_p_23'></p><p id='356_t_20' class='tclass'>Kemudian muka kita sedemikian bersemu</p>
<p id='356_p_24'></p><p id='356_t_8' class='tclass'>Di antara biru dan ungu</p>
<p id='356_p_25'></p><p id='356_t_17' class='tclass'>“aku hanya ingin mati disampingmu”</p>
<p>Article Source : <a href="http://awiem.com/2009/12/04/manisku/" title="Manisku">Manisku</a></p></span><span id="wpap_u_392_2" class="wpap_hide">http://www.infofotografi.com/blog/2009/07/robert-capa-kutipan/</span><span id="wpap_u_392_3" class="wpap_hide">http://www.infofotografi.com/blog/2009/07/robert-capa-kutipan/</span>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://awiem.com/2009/12/04/manisku/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
