catatan asal jepret

Jika fotomu kurang bagus, catatan asal jepret kamu kurang dekat

Jika fotomu kurang bagus, kamu kurang dekat

Sedangkan apa yang saya rasakan adalah mengenai hubungan antar manusia sendiri. Kalau subjek foto merasa kita adalah orang asing, maka sulit mendapatkan foto yang bagus karena orang-orang akan berprilaku tidak alami di depan kamera. Tapi kalau kita mendekatkan diri secara perasaan, maka kemungkinan besar kita akan mendapatkan foto yang lebih alami.

If your pictures aren’t good enough, you aren’t close enough.
(Jika fotomu kurang bagus, kamu kurang dekat)

Dan pada praktiknya untuk mendapatkan hasil bagus menurut saya, kita tidak boleh takut untuk mendekat, berbincang dengan objek, terjun ke sungai untuk merasakan apa yang objak rasakan, bersatulah dengan alam…

semoga berkenan,

Jika fotomu kurang bagus, kamu kurang dekat

Ini beberapa hasil praktek saya…

*note :  artikel di atas mungkin berguna, dan sumbernya berada di sini.  Sudah minta izin buat copy ke sini. …

David duChemin, seorang fotografer travel  berpendapat sedikit lain, David berpendapat bahwa tidak masalah diambil dari jauh asal elemen-elemen yang mengganggu tidak diikutsertakan dalam komposisi foto, misalnya dengan lensa telephoto zoom.

foto di atas tanpa di edit gimana-gimana, just framing n resize…  natural…

Robert Capa, fotografer perang legendaris pernah bilang:

Kutipan ini memiliki arti yang cukup dalam dan bisa di interpretasikan dari berbagai sudut pandang. Secara literal, fotografer harus dekat dengan objek fotonya. Ini masuk akal karena banyak pemula yang mengambil gambar dari jarak yang terlalu jauh sehingga banyak elemen dalam bingkai foto yang mengganggu. Maka dari itu, di dalam fotojurnalisme, lensa favorit adalah lensa yang lebar karena bisa mengambil gambar dengan dekat.

atau kejarlah objek jika memank kamu menginginkan komposisi yang pas… jangan menyerah, meskipun harus naik gurung,,, hehehe

Article Source : Jika fotomu kurang bagus, kamu kurang dekat

http://www.infofotografi.com/blog/2009/07/robert-capa-kutipan/

Banjarbaru Malam Itu…

Tegak Lurus Ke LangitBanjarbaru Malam Itu...

salam…

Akhir-akhir ini saya lagi ‘gila’ moto. Dari dulu memang menyukai dunia fotografi, karena kadang kala memang “moment lebih bergarga dari materi”. Moment akan membekas lama dan bisa kita putar ulang satu saat nanti. Setelah cukup lama dan cukup membanting tulang , tulang sapa nih? akhirnya punya kamera SLR meskipun yang biasa saja, terwujud juga. Jadilah saya sering tercecer di jalan-jalan demi memuaskan hasrat fotografi amatiran. Tambah item memang, kurusan juga, tapi tetap ganteng.

Saya suka nge-blog, meskipun kadang tak terurus karena sibuk, tak ada koneksi, atau tak punya semangat. Namun sebisa mungkin untuk tetap menengok blog kesayangan ini, blog memerlukan foto. Karena itulah saya berfikir bahwa korelasi antara nge-blog dan me-motret cukup erat dan bisa saling melengkapi.
Di antara banyak aliran fotografi, saya begitu tergila-gila pada Landscape. Berbekal lensa normal atau lensa Kit bawaan D3000, maka jadilah petualangan sederhana di mulai.
Kadang kita tak sempat menikmati begitu indahnya malam, maka bagi warga Banjarbaru. Saya hanya ingin menawarkan sedikit indahnya Tugu Bundaran Simpang Empat yang seharusnya sudah sejak dulu selesai.
Semoga suka….
Terus Belajar….

kalau ada tempat rahasia yang bagus di sekitar Martapura, Banjarbaru, dan sekitarnya… boleh juga dijepret…

Banjarbaru Malam Itu...

* cuma 2 foto, tunggu aza nanti, sabar, hehehehe

Article Source : Banjarbaru Malam Itu...

http://www.infofotografi.com/blog/2009/07/robert-capa-kutipan/

Liburan Sederhana…

Liburan Sederhana...

Liburan Sederhana...

Manggah jua punk naik gunung, asa singkal… Beginilah adanya… Wayah apa kah buhan KB bejalanan lagi?

Karena libur jadi pengen liburan, wajar kan…  Karena tak ada dana untuk pergi jauh… cuma ke waduk Riam Kanan dan Hutan Raya Mandiangin…

Selamat Liburan Kawan…

Article Source : Liburan Sederhana...

http://www.infofotografi.com/blog/2009/07/robert-capa-kutipan/