Archive for December, 2009
Ujung kontemplasi kontemplasi Tahun
Dec 31st
Semoga saja tahun depan kita semua jauh lebih baik…Ujung Tahun
Resolusi baru, dan pastinya lebih sulit untuk ditaklukkan…Ujung Tahun
Besok sudah 2010, rasanya cepat. Dan saya tak mengucapkan selamat, karena belum tentu kita akan selamat melewati 2010 nanti, bukan. Selamat meninggalkan 2009 rasanya lebih masuk akal, bagi saya tentunya. Keselamatan di tahun depan masih perlu kita tunggu dan perjuangakan.
ada baiknya kita menerenung, di larut malam ini…
dan katanya orang-orang bahagia tidak memiliki semua yang mereka inginkan, namun mereka membuat semua yang mereka punyai menjadi luar biasa dan penuh makna…
Ada banyak yang tertinggal di belakang dan mungkin saja kita baru menyadarinya sekarang…
tetap semangat…
Article Source : Ujung Tahun
Tentang Keadilan
Dec 6th
Yap, tulisan tidak jelas saya di atas hanya untuk menunjukkan bahwa kebebasan dan keadilan di negeri bukan untuk orang kecil, itu saja.Tentang Keadilan
Kalau kasus Bibit-Chandra presiden mau susah-susah mengeluarkan kepres misalnya, kenapa untuk kasus seperti ini beliau tidak mau ambil tindakan cepat. Lho ini kasus yang menguji seorang pemimpin dengan level yang sama menurut saya dengan kasus cicak-buaya. Di sini terlihat itikad baik pihak-pihak bersangkutan, apakah hendak mencari keadilan atau ada hal lain. Kasus prita adalah kasus kemanusian, masa orang berkirim e-mail di suruh bayar sebesar itu, saya jadi takut nulis e-mail dang ngeblog jadinya.Tentang Keadilan
Beberapa hari ini banyak sekali persoalan-persoalan yang menggonccang negeri ini, beberapa menyantuh hal kemanusiaan paling hakiki. contohnya saja menyangkut kebebasan berekspresi. Ini bukan sekedar nyumbang, koin terkumpul, dan masalah selesai. Harus ada keputusan yang tepat dan solusi yang efektif agar tidak ada prita-prita selajutnya. Bukankah merepotkan untuk mendukung korban lain dari ketidakadilan ini sedangkan kita terancam terkena kasus yang sama karena terlalu proaktif menentang ketidakadilan, aneh bukan?
Apa susahnya para petinggi negara ini meminta SP3 atau deponering terhadap kasus prita padahal emang susah. Dan RS OMNI sendiri sepertinya tak terlalu cerdas. saya yakin kasus ini membuat orang berfikir ribuan kali untuk berobat ke sana jika sakit, rumah sakit yang mengaku internasional namun tak se-internasional pelayanan dan tidakannya. Bahkan di awal-awal kasus tuntutan yang dilayangkan kepada Ibu Prita nilai Miliar, bukan ratus juta seperti sekarang.
Article Source : Tentang Keadilan
Manisku
Dec 4th
Entah kenapa aku merasa dunguManisku
Hati ini kian menggerutu, beku
Lagu cinta tentang jiwa menyatu-satu
Kemudian muka kita sedemikian bersemu
Di antara biru dan ungu

Ah manisku…
“aku cuma ingin mati disisimu hingga ujung jalan yang kita tuju”
Mengapa tak bisa kuungkap kepadamu, selalu kelu
Manisku…
Tadi pagi kita bertemu
Terciptakan sebait lagu
12/5/2009 12:06 AM
Kukais-kais peluh berselimut aroma harum tubuhmu
Tunggu lusa dalam satu waktu
Ah manisku…
Tapi begitulah adanya bila aku merayu
Mengingat rona wajahmu saja rasanya aku malu
Ah manisku…
“aku hanya ingin mati disampingmu”
Meliuk-liukkan cinta teramat ngilu
Ah…. begitu mendayu-dayu
Tapi aku ragu, aku gagu
Romantika semu dalam ijamiku yang bisuManisku
Kuikrarkan janji sedemikian lugu
kau lewat berlalu, tak tau aku rindu
Article Source : Manisku


Mereka Yang Bersuara